p.u.j (puisi untuk “J”)

oleh : Anharudini

Segera aku tersadar dari lamunan yang
aku sendiripun tak tahu,
apakah ini lamunan atau mimpi
yang teramat tinggi,
sehingga terasa sulit untuk kuraih.

Aromanya tak pernah hilang,
hawanya terus terasa, dekat dan tergambar jelas
dalam kepala ini.

Meski belaian tangannya tak ternah terasa,
karena tangan ini tak pernah
saling menggenggam dan terkadang
terasa sakit jika kuingat hal itu,
dan itu tak mengubah apapun pada diriku.

Kau menerima pemberian hadiah
yang aku titipkan lewat temanmu
dihari istimewamu.

Sadar kepala ini,
tapi tidak dengan naluri ini.

Kau bagai fatamorgana
di padang pasir yang gersang.
Karena kau memberi harapan,
tapi tidak pernah bisa menghilangkan dahaga,
dahaga akan rasa

(2014)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s